Tampilkan postingan dengan label tinggi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tinggi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Desember 2013

Jenis Makanan Sumber Serat Tinggi

Makanan Sumber Serat
Makanan yang mengandung serat tinggi sebenarnya banyak kita jumpai sehari-hari. Namun, karena kita tidak mengetahuinya sebagai sumber serat kita sering mengabaikannya. Fungsi serat sendiri tubuh dan kesehatan berperan sebagai pelancar metabolisme dan pencernaan.

Berikut ini beberapa jenis makanan yang mengandung serat tinggi yang baik untuk dikonsumsi.

A. Sumber Serat dari Kacang-kacangan


1. Kacang putih
Selain kaya serat, protein, dan zat besi, kacang putih juga merupakan salah satu sumber gizi yang terbaik dari kalium. Sekitar 1 cangkir akan mencakup 25 persen dari kebutuhan harian untuk nutrisi yang melawan hipertensi.

2. Kacang hitam
Kacang hitam mengandung 15 gram serat per cangkir, dan sekitar 15 gram protein. Warna gelap dari kacang ini, menunjukkan kandungan tinggi flavonoid.

Flavonoid memiliki kandungan antioksidan kuat. Ketika menambahkan kacang-kacangan dan makanan tinggi serat lainnya untuk diet sehari-hari, pastikan untuk minum lebih banyak air.

3. Kacang merah
Kacang merah kaya serat, protein, dan zat besi.

4. Kacang polong
Kacang polong yang diolah menjadi berbagai jenis makanan apapun adalah sumber serat yang lezat, serbaguna, dan murah. Satu cangkir kacang polong dapat mengandung sekitar 16,3 gram serat, dan secangkir kacang polong beku mengandung sekitar 8,8 gram setelah dimasak.

5. Kacang almond
Almond dan hampir semua jenis kacang lainnya merupakan sumber serat yang sangat baik, dikemas dengan lemak sehat, dan protein. Tetapi jumlah kalori almond cukup tinggi, sehingga tidak boleh terlalu banyak dalam mengonsumsinya.

Sekitar seperempat cangkir merupakan jumlah yang dianjurkan. Seperempat cangkir kacang almond mengandung sekitar 3 gram serat dan sekitar 170 kalori.

B. Jagung, Beras Merah dan Gandum


1. Jagung
Berbagai jenis jagung mempunyai kombinasi tersendiri dengan nutrisi antioksidan. Sekitar setengah cangkir biji jagung, mengandung 2 gram serat. Popcorn juga merupakan sumber makanan kaya serat dan rendah kalori. Popcorn dapat memberikan asupan serat sekitar 3,5 gram per tiga cangkir penyajian.

2. Beras merah
Setiap cangkir beras merah mengandung 3,5 gram serat. Peneliti Harvard baru-baru ini menemukan bahwa, makan lebih dari 5 porsi nasi putih dalam seminggu meningkatkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 17 persen. Sedangkan dengan menambahkan beberapa porsi beras merah per minggu dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 11 persen.

3. Pasta gandum
Pasta gandum merupakan alternatif makanan yang kaya serat.

4. Roti gandum
Gandum mempertahankan unsur-unsur gizi dan kaya serat, sehingga memasukkan roti gandum dalam diet sehari-hari adalah pilihan diet yang cerdas.

C. Sumber Serat dari Buah-buahan


1. Alpukat
Alpuka merupakan salah satu sumber serat tinggi. Sekitar 2 sendok alpukat memiliki sekitar 2 gram serat dan buahnya mengandung seluruh sekitar 10 gram. Alpukat juga merupakan sumber yang sangat baik dari lemak tak jenuh yang dapat membantu menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung.

2. Pir
Seperti kebanyakan buah yang biasa dimakan dengan kulit, pir merupakan sumber serat dan gizi yang tinggi. Sebuah pir ukuran sedang dapat mengandung sekitar 5,5 gram serat.

3. Raspberi
Rasberi kaya serat dan sangat bergizi. Sekitar satu cangkir akan memberikan sekitar sepertiga dari kebutuhan serat harian. Rasberi juga merupakan antioksidan kuat.

4. Apel
Jika mengonsumsi apel sebaiknya beserta kulitnya, jika membuang kulitnya maka akan kehilangan serat dan sejumlah phytochemical yang bermanfaat. Sebuah apel ukuran biasa dapat mengandung sekitar 4,4 gram serat.

D. Sayuran dan Daging Sumber Serat


1. Buncis
Buncis kaya serat dan kandungan antioksidan.

2. Brokoli
Selain dapat mencegah kanker, sayuran ini juga mengandung sejumlah serat. Sekitar 5,1 gram serat dapat diperoleh dari secangkir brokoli rebus.

3. Oatmeal
Oatmeal mengandung beta glucan, yang merupakan tipe khusus serat yang memiliki efek menurunkan kolesterol yang sangat kuat, dan dapat juga meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Oatmeal merupakan campuran yang baik dari serat larut dan serat tidak larut. Serat larut merupakan jenis serat yang menurunkan kolesterol darah. Sedangkan serat tidak larut dapat membantu menjaga pencernaan berjalan lancar. Rating: 4.5
Selengkapnya...

Kamis, 21 November 2013

Daftar Makanan Tinggi Kalori

Daftar Makanan Tinggi Kalori - Sebuah makanan tentunya memiliki spesifikasi gizi yang bermacam-macam, ada yang tinggi kalori dan ada pula yang rendah kalori. Bagi seseorang yang memiliki berat badan yang cukup besar dan ingin melangsingkan tubuhnya tentu menghindari makanan berkalori tinggi adalah sebuah keharusan.

Namun, bagi orang yang ingin menambah berat badan, makanan yang tinggi kalori adalah makanan yang wajib ia konsumsi, agar pertambahan berat badannya lebih cepat dan efektif. Bagi Anda yang masih bingung bagaimana menurunkan berat badan Anda, tak ada salahnya untuk menghindari daftar makanan berkalori tinggi seperti berikut ini.

Makanan

Makanan Tinggi Kalori


1. Mie Instan Telur Yang Dicampur Nasi
Maksudnya adalah Anda memakan mie instan yang dicampur dengan telur dan dimakan bersama nasi pula. Perlu Anda ketahui, meski telur memiliki kandungan gizi yang sangat kompleks, namun bila dimakan bersama mie instan maka kalori yang dihasilkan pun cukup tinggi, yakni sekitar 600 - 650 Kkal.


2. Keripik & Kerupuk
Tahukah Anda? Menurut sebuah penelitian ternyata 15 keping kripik kentang saja mengandung kalori sebesar 160 yang akibatnya adalah akan menambahkan berat badan 0,7 kg dalam empat tahun. Padahal 15 potong keripik pasti tidak cukup untuk Anda, apalagi bagi yang gemar nge-mil. Ini artinya lebih besar dibandingkan makanan manis dan dessert yang menyebabkan penambahan 0,4 kg.


3. French Fries
Makan burger atau ayam goreng tepung plus kentang goreng yang dicocol sambal botolan rasanya jadi paduan yang sempurna. Padahal, tanpa kentang goreng, kita sudah tahu bahwa burger (dengan mayonesnya) dan ayam goreng tepung sudah menyimpan kalori yang tinggi. Apalagi jika ditambah kentang goreng dan sambal botolnya. Kentang goreng biasanya digoreng dengan minyak banyak dan dengan proses deep frying yang meningkatkan kalori dan kandungan lemaknya. Jika ingin sekali makanan cepat saji, lebih baik pilih kentang panggang (baked potatoes).



4. Minuman Bersoda

Biasanya minuman ini banyak digemari karena efek kesegaran dan menghilangkan haus nya. Padahal, hampir semua jenis minuman bersoda tak mempunyai kandungan nutrisi, yang ada hanyalah kandungan pemanis buatan yang tinggi dan sodium yang berbahaya bagi kesehatan.


5. Kue-kue dan Pai
Pai maupun keraknya (pie crust) mengandung kalori dan lemak yang tinggi. Jika Anda membeli pai, sebaiknya tak usah memakan bagian keraknya. Namun jika Anda biasa membuat pai atau kue-kue lain yang dipanggang sendiri, Anda bisa mengurangi kandungan lemak dan kalorinya. Misalnya, dengan mengurangi jumlah mentega, margarin, gula, dari yang dituliskan dalam resep. Kemudian gunakan keju rendah lemak dan susu rendah lemak untuk menggantikan susu full cream. Tambahkan juga bahan-bahan lain yang mengandung serat, atau buah-buahan alami untuk menambah rasa manis dan segar.



6. Buah Kalengan
Buah-buahan kalengan seperti peach, nanas, leci, atau apel, biasanya dikemas dalam sirup yang tinggi kadar gulanya. Jauh lebih baik bila Anda memilih buah-buahan segar. Kalau malas memotong buah, beli saja di tukang rujak. Namun, nikmati tanpa tambahan sambal gula merahnya.


7. Gorengan yang Dilapisi Tepung
Selain gorengan tahu, tempe, atau ubi yang biasa dijual oleh tukang gorengan di pinggir jalan, hindari juga daging yang dilapisi tepung roti, seperti roti ayam dan udang goreng. Mengapa? Karena tepung menyerap lebih banyak minyak daripada daging, sehingga Anda mungkin mendapatkan lebih banyak lemak dalam makanan tanpa disadari. Beralihlah dari menu ayam goreng ke ayam panggang, daging panggang, atau rebus sebagai gantinya.


Itulah Daftar Makanan Tinggi Kalori yang patut kita ketahui agar kita tidak salah memilih makanan yang tepat.
Selengkapnya...